Download Musik dari Multiply

July 12, 2008

Sejak upgrade ke Firefox 3, UnPlug menjadi tidak bisa digunakan lagi. Ada beberapa solusi yang bisa Anda pilih dan terapkan:

Cara paling sederhana dan praktis untuk menggantikan UnPlug 

  • GreaseMonkey dan Download Multiply Music 

Yang paling mirip dengan fungsi UnPlug. IMO malah lebih baik, karena langsung mengubah judul lagu di halaman musik Multiply menjadi link yang bisa langsung di-klik atau di-save. Pasang GreaseMonkey lalu tambahkan skrip Download Multiply Music dari userscripts.org.

  • GreaseMonkey dan YouTube Download

Kalau mau lebih mirip lagi dengan fungsi UnPlug, tambahkan skrip YouTube Download dari userscripts.org.

Cara-cara alternatif lainnya 

  • Download Helper 

Download Helper ini dapat menggantikan UnPlug untuk mengunduh video dari YouTube — dan bahkan video dari Multiply juga. Tapi tidak bisa mengunduh lagu dari Multiply.

  • Orbit Downloader 

Orbit Downloader (windows) masih cukup ampuh untuk mengunduh lagu dari Multiply. Tidak perlu ketergantungan versi dan jenis browser.

  • Turun ke Firefox 2

Kalau masih nyaman dengan UnPlug (dan ekstensi-ekstensi lain yang bermasalah dengan Firefox 3), silakan turun ke Firefox 2. Arsipnya masih ada di Mozilla, OldApps (windows), Mac.OldApps (mac) dan OldVersion (windows).

  • Pasang browser alternatif berbasis Gecko

Tidak mau downgrade Firefox? Pasang browser kedua berbasis Gecko. Netscape Navigator (dan mungkin Flock juga) bisa digunakan. Pasang UnPlug di browser tersebut.

  • UnPlug versi modifikasi

Ada programmer yang mencoba membuat UnPlug versi stagnan menjadi kompatibel dengan Firefox 3. Tapi sepertinya tidak berfungsi dengan baik. Kalau mau coba silakan di link ini.

Tips: CSS, IE6, IE7 dan Kompromi

May 19, 2008

Buat yang biasa berurusan dengan web design, HTML dan CSS, biasanya juga sering pusing dengan browser ‘manja’ yang celakanya penggunanya juga relatif banyak — Internet Explorer (IE).

Tata letak sudah bagus dan sesuai keinginan di Firefox, Opera dan Safari, tapi hancur lebur tak karuan di IE. Diakali supaya tampil bagus di IE, kadang posisinya jadi kacau di browser lainnya. Dan para klien umumnya tak mau tahu tentang masalah browser ‘manja’ ini — tentoe sadja.

Ini adalah tips singkat bagaimana cara mengakalinya. Barangkali sudah tahu, tapi kalau belum tahu silakan dicoba. Buat dahulu CSS untuk Firefox (yang umumnya tidak ada masalah signifikan di Opera dan Safari):

#id {
margin: 10px;
}

Lalu tambahkan kode yang hanya dibaca oleh IE6. Berikan parameter yang sesuai untuk tampilan IE6:

* html #id {
margin: 5px;
}

Baris berawalan * html itu hanya dibaca oleh IE6. Browser lain akan mengabaikannya.

Lalu bagaimana dengan IE7? Ternyata tak kalah manja. Malah perlu penanganan berbeda. Berikan kode khusus dan parameter yang sesuai untuk tampilan IE7:

*:first-child+html #id {
margin: 2px;
}

IE7 akan membaca baris berawalan *:first-child+html, sementara browser lain akan mengabaikannya.

Sepertinya agak ribet. Memang sih. Tapi yah ini salah satu cara berkompromi. Lagipula tidak semua #id dan .class perlu diperlakukan seperti ini. Cukup di bagian yang bermasalah saja.

Urutan penulisan yang direkomendasikan adalah seperti di bawah ini:

#id {
}

/* IE6 hack */
* html #id {
}

/* IE7 hack */
*:first-child+html #id {
}

Menanggapi Fitna, Pemblokiran dan Intelektualitas

April 5, 2008

Buat pemerintah dan pihak-pihak lain yang terkait.

Saya sudah menonton Fitna. Walaupun saya bukan penganut agama Islam yang taat, tapi saya tahu bahwa film itu adalah usaha penyesatan dengan memanfaatkan penggalan ayat Al Quran yang dikutip secara tidak lengkap (saya tidak tahu persis bagaimana mengungkapkannya, kalau ada yang mau mengoreksi atau menambahi dipersilakan).

Ya dan saya tahu juga bahwa film semacam itu memiliki pengaruh yang sangat berbahaya untuk kehidupan beragama dan aspek-aspek lainnya dalam kehidupan. Saya juga tidak setuju dengan apa yang diungkapkan dalam film itu.

Tapi menurut saya pemblokiran arus informasi dan reaksi kekerasan justru menampakkan tingkat intelektual yang rendah.

Kalau menurut Anda (pemerintah) film ini tidak bisa diabaikan begitu saja, lawanlah dengan intelektualitas yang minimal sejajar. Lebih tinggi jelas lebih bagus. Reaksi yang salah dapat menjadi bumerang.

Di negara kita, Indonesia, ini kan banyak cendekiawan muslim. Malah ada organisasinya kan. Bikin dong argumentasi yang mengungkapkan fakta sebenarnya. Argumentasi yang mematahkan penyesatan-penyesatan dalam film itu. Argumen-argumen yang membuat adem.

Tidak bisa bikin film tandingan? Halah. Ada banyak pekerja kreatif bagus di Indonesia. Lihat saja ada banyak iklan, video klip dan film bagus buatan orang Indonesia kan. Kerja sama lah dengan mereka untuk bikin presentasi yang lebih ciamik daripada buatannya si Geert Wilders ini.

Buktikan bahwa Geert Wilders berbuat kesalahan. Buktikan secara intelek.

Buat dalam multi bahasa. Sebarkan ke seluruh dunia. Gunakan YouTube, Google Video, Liveleak, Multiply dan berbagai layanan video sharing lainnya, sebagaimana Fitna disebarkan. Kalau perlu wajibkan anak sekolah untuk menontonnya bersama-sama, seperti saat kita kecil digiring menonton Penumpasan Pemberontakan G30S/PKI.

Itu baru satu ide yang saya yakin bukan cuma saya yang punya pemikiran seperti ini. Atau mungkin malah ada ide lain yang jauh lebih menarik dan efektif, ketimbang menutup arus informasi alias pemblokiran.

Sudah tahu kan, bagaimana yang terjadi di negara-negara yang arus informasinya diblokir dan dibatasi?

Belum tahu? Oh iya, maaf saya lupa, arus informasi sudah mulai dibatasi. Tapi mumpung masih bisa jalan-jalan ke Wikipedia dan cache-nya Google, silakan cari tahu sendiri.


PS: Geert Wilders adalah pengecut tak bertanggung jawab. Ini buktinya:

On March 22, the Dutch Muslim Broadcasting Association (NMO) offered to air the film, on the proviso that it could be previewed for any possible illegal material and that Wilders would take part in a debate with proponents and opponents afterwards. Wilders declined, quoted as saying “No way, NMO.”

Referensi:

Two Times Drop

January 7, 2008

Weak and powerless.

Weaker than ever. 

*Pray* 

Better

January 1, 2008

He’s getting better. Thank God. But I’ll keep my fingers crossed. And pray.

Drop

December 30, 2007

Papa nge-drop lagi. Mungkin karena cuaca di Bali yang mendadak ekstrim belakangan ini. Tadi pagi harus masuk ICU. Maaf ya, Pa. Baru bisa bantu doa dari jauh. Semoga ada jalan kesembuhan. Buat Mama dan adik-adik, semoga tetap tabah.

Insignificant Magazine 2007 12

December 18, 2007